Semua tentang Opini Saya

Menjelang Tahun baru Hijriah, 1 Muharram 1432 H. Perlukah ru’yah?

Posted on: 22 November 2010

Sejak lama kita diributkan dengan penentuan awal bulan untuk pelaksanaan ibadah rutin umat Islam. Mulai penentuan awal Ramadhan, awal syawal dan penentuan awal bulan Dzulhijjah. Ribut – ribut ini selalu pada dikotomi cara penentuannya, apakah dengan dengan cara ru’yah (melihat bulan dengan mata langsung) atau dengan hisab (perhitungan astronomis).

Tetapi untuk bulan – bulan lainnya, penulis sama sekali tidak pernah melihat ada ribut – ribut seperti di atas. Apakah untuk bulan – bulan yang lain tersebut para penganut aliran ru’yah dan hilal selalu sepakat tentang awal bulan, sehingga tidak pernah ribut? Atau apakah awal bulan – bulan yang lain “tidak penting” sehingga tidak perlu dipersoalkan apakah menggunakan ru’yah atau hisab?

Menurut hemat penulis, tentu tidak ada beda tentang cara penentuan awal bulan Muharram atau awal bulan Ramadhan, tetapi nampaknya pemerintah dan lembaga – lembaga keagamaan tidak pernah membuat sebuah rapat berupa sidang itsbat untuk penentuan awal bulan Muharram. Lantas, apa yang dijadikan dasar oleh pemerintah untuk dijadikan pijakan dalam penentuan hari libur nasional dalam rangka memperingati Tahun baru hijriah setiap tahunnya? Lembaga – lembaga keagamaan juga tidak pernah memprotes atau mengumumkan tanggal 1 Muharram yang berbeda dengan pemerintah, semua selalu seiring dan sepakat. Tidak ada perbedaan. Atau tidak peduli? karena dianggap tidak penting? atau karena bukan isu yang menjadi perhatian masyarakat sehingga tidak mau repot – repot?

Kembali pada pertanyaan, dasar apakah yang digunakan pemerintah dalam menetapkan hari libur nasional memperingati 1 Muharram? Dugaan penulis adalah Kalender ! Pemerintah menetapkan tanggal 1 Muharram berdasarkan kalender hijriah yang diterbitkan oleh beberapa lembaga. Seperti kita ketahui bersama, kalender adalah produk dari perhitungan astronomis. Itu artinya metode yang digunakan adalah metode hisab. Lalu bagaimana dengan metode ru’yah? Apakah tidak digunakan dalam penentuan 1 Muharram?

Jika demikian, perlukah ru’yah untuk penentuan awal bulan Muharram? Pemerintah saja tidak pernah memakainya. Lembaga – lembaga keagamaan pun kompak tidak menggunakan ru’yah sebagai dasar penentuan awal bulan Muharram. Lantas mengapa selalu ribut pada saat penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah jika bulan – bulan yang lain tidak pernah ribut? Bulan – bulan lain, seperti Muharram, rajab dan sebagainya cukup menggunakan hisab, mengapa untuk Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah “wajib” menggunakan ru’yah untuk menentukan awal bulan?

3 Tanggapan to "Menjelang Tahun baru Hijriah, 1 Muharram 1432 H. Perlukah ru’yah?"

di dalam Islam, segala sesuatu yang terkait dengan masalah Ibadah harus memiliki dasar yang jelas dalam pelaksanaannya.

penentuan Awal dan Akhir Ramadhan, serta penentuan 10 dzulhijjah.

Berdasarkan Hadits Nabi terkait penentuan Awal dan akhir ramadhan, yang shahih adalah dengan melakukan ru’yatul hilal (Sanad Shahih), meskipun teknologi bisa membantu penentuannya. Karena pada hakikatnya yang ditentukan adalah Awal dan Akhir Shaum Ramadhan, bukan penentuan tanggal 1 Ramadhan atau 1 syawal. Sehingga penetuan awal-akhir Ramadhan dapat dilakukan secara lokal dibawah kontrol Majelis Ulama dalam suatu negeri.

Penetuan 10 Dzulhijjah berbeda lagi, karena Ibadah yang terkait dengan tanggal ini adalah Ibadah Haji, maka Majelis Ulama Dunia yang berpusat di makkah Al Mukarramah sebenarnya pernah menyepakati bahwa penentuan 10 Dzulhijjah diserahkan kepada pelaksanan Ibadah Haji, yaitu Pemerintahan Arab Saudi. sebagaimana kita tahu, tanggal 9 Dzulhijjah terdapat shaum Arafah bagi muslim yang tidak berhaji. tentunya tanggal ini berkaitan dengan pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, bukan di Senayan atau di Lapangan Banteng.

Penentuan tanggal sisanya (termasuk 1 Muharram) yang tidak ada keterkaitan dengan Ibadah wajib dalam Islam, maka penentuannya tidak dipermasalahkan.

Wallahua’lam

“Penentuan tanggal sisanya (termasuk 1 Muharram) yang tidak ada keterkaitan dengan Ibadah wajib dalam Islam, maka penentuannya tidak dipermasalahkan.” Kenapa tidak dipermasalahkan? Apa tidak penting?
Banyak peristiwa penting yang menjadi dasar ibadah wajib bagi umat islam terjadi diluar bulan ramadhan/syawal/dzulhijjah. Misalnya Persitiwa Isra’ Mi’raj di bulan Rajab, Lahirnya nabi di bulan Rabiul Awal. Apakah tidak penting untuk tahu kepastiannya?
Apakah Isra’ Mi’raj 27 Rajab yang melahirkan perintah sholat tidak penting? Akan selalu ada pertanyaan, tanggal 27 rajab versi siapa? apakah pernah dilakukan ru’yah untuk bulan Rajab?
Sungguh suatu pembenaran yang “yang dipaksakan”.
Lihat surat Al-Taubah 36 : ” Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram[640]. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri[641] kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”
Jelas sekali bilangan bulan ada 12, bukan 3 bulan. Bagi Allah, semua bulan penting, tidak ada yang tidak penting. Tetapi manusia dengan nafsunya telah mengebiri bilangan bulan hanya bulan tertentu saja yang penting.

coba 1 muharram ini menjadi aacuan bagi muhammadiyah dan NU dan pemerintah yang menganggap dirinya sebagai umat islam untuk membuat kalender resmi agar di hari ramadhan dan hari raya tidak berbeda… tujuannya untuk menjadikan umat islam bersatu… dantidak di politisi untuk mencari ketenaran plhak yang merasa benar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Perhatian

Kaos dan kerajinan Flanel, Lucu, menarik dan cocok untuk buah hati anda, atau bagi anda yang membutuhkan suvenir untuk acara-acara anda. Klik di sini : flanelcrafts


jual hidrogel media tanam pulsa termurah di Indonesia

Bidvertisers

uang mengalir     uang mengalir

Blog Stats

  • 28,422 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: