Semua tentang Opini Saya

Sukses Laga Amal LPI, Sinyal buruk untuk Nurdin Halid

Posted on: 11 November 2010

Penggagas Liga Primer Indonesia (LPI) sukses menyelenggarakan laga amal (Charity Match) yang diberi judul “Untuk Indonesiaku” sore tadi (Rabu, 10 November 2010). Pertandingan yang mempertemukan antara Surabaya FC dengan Indo Holland FC berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim yang diperkuat oleh para pemain asal Belanda yang mayoritas masih memiliki garis keturunan dari Indonesia.

Akan tetapi PSSI melihat kesuksesan pertandingan ini dari sudut yang lain. Melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Nugraha Besoes, PSSI dinyatakan telah mengirimkan surat kepada Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF), serta FIFA, terkait dengan keberadaan perangkat pertandingan asal Mesir di laga yang tidak memiliki izin dari PSSI tersebut. Bahkan dalam situs resmi PSSI, Nugraha Besoes juga mencela mantan anggota AFC dan Federasi Sepakbola Malaysia, M. Subramaniam, yang ikut ambil bagian menjadi perangkat pertandingan dalam laga amal ini.

Entah lupa atau memang ingin terus meneror LPI, apa yang dilakukan PSSI ini sebenarnya tidak tepat. Pertandingan ini adalah laga amal yang bukan merupakan pertandingan resmi FIFA, AFC maupun PSSI, semua yang berperan serta atas nama pribadi. Jadi kalau PSSI berpedoman pada aturan FIFA hal ini sebenarnya salah sasaran karena pertandingan ini tidak berafiliasi kepada Asosiasi atau Organisasi sepakbola manapun.

Apa yang dilakukan PSSI bukanlah sebuah sikap bijaksana menyikapi sebuah laga amal, dan malah akan semakin menyudutkan posisi PSSI di mata masyarakat. Kemana sebenarnya arah tujuan PSSI, membangun sepakbola Indonesia atau hanya sekedar ingin mempertahankan kekuasaan semata? Hanya pengurus PSSI yang bisa menjawabnya.

Yang jelas, dengan suksesnya laga amal ini, menunjukkan bahwa LPI sudah siap menggelar kompetisi reguler, walaupun belum bisa dikatakan siap 100%. Dengan atau tanpa PSSI, nampaknya LPI sudah siap dengan segalanya, termasuk resikonya.

Saya pribadi sangat mendukung LPI, karena ini adalah revolusi bagi sebuah institusi bobrok macam PSSI. Harus ada orang yang berani melawan PSSI yang dimotori oleh seorang narapidana semacam Nurdin Selet. Salut untuk Arifin Panigoro dan Ketua Persebaya Saleh Ismail Mukadar.

Dari laga ini juga merupakan sinyal buruk untuk Nurdin Selet dan kroni – kroninya. Kalau PSSI main ancam mengancam terhadap setiap laga sepak bola di Indonesia. Pertanyaannya adalah, apakah yang bisa mengurus bola cuma PSSI? apakah hanya PSSI yang boleh menyelenggarakan permainanan sepak bola? apakah hanya PSSI yang berhak dan memiliki permainan sepak bola di Indonesia? Jelas jawabannya : TIDAK ! TIDAK ! dan TIDAK !!!!

Semua orang boleh mengurusi sepak bola, semua orang boleh bicara bola, semua orang boleh membuat turnamen atau kompetisi sepak bola, toh itu semua memakai uang mereka sendiri, bukan uang PSSI. Buat apa PSSI ribut? Justru meributkan hal ini membuat PSSI nampak hanyalah seperti paranoid yang takut dengan sesuatu yang mestinya tidak perlu ditakuti.

PSSI perlu direformasi, Revolusi harus terjadi di PSSI. Dan sinyal tersebut sudah nampak di depan mata. Untuk si Nurdin Selet, mulai saat ini berpikirlah untuk mengundurkan diri sebelum di-mundur-kan oleh sistem yang terbukti lebih baik.

Bravo LPI, mari dukung bersama – sama. Bubarkan PSSI-nya Nurdin Selet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Perhatian

Kaos dan kerajinan Flanel, Lucu, menarik dan cocok untuk buah hati anda, atau bagi anda yang membutuhkan suvenir untuk acara-acara anda. Klik di sini : flanelcrafts


jual hidrogel media tanam pulsa termurah di Indonesia

Bidvertisers

uang mengalir     uang mengalir

Blog Stats

  • 28,422 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: