Semua tentang Opini Saya

Dukun Ponari: Banyak Mengaku Sembuh Setelah Minum Air Celupan, Banyak Juga yang Tak Ada Perubahan

Posted on: 11 Februari 2009

Benarkah mereka yang minum air yang dicelupi batu milik dukun cilik Ponari bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya? Pertanyaan itu masih kerap muncul di benak beberapa masyarakat. Apalagi, sejak fenomena Ponari membuat Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Megaluh, Jombang, Jatim, dipenuhi pengunjung yang mayoritas orang sakit.

Radar Mojokerto (Jawa Pos Group) yang blusukan ke antrean “pasien” Ponari seminggu terakhir menemukan, memang tidak sedikit orang yang mengaku sembuh setelah meminum air yang dicelup batu milik Ponari. Namun, banyak juga yang mengaku tak ada perubahan.

Seperti pengakuan Musali, 60, warga Ngoro, Jombang. ”Sudah lima tahun saya lumpuh total. Tetapi, setelah meminum air dari Ponari, saya bisa berjalan kembali. Bahkan, saya mengantre sendiri untuk mendapatkan pengobatan kedua,” ungkap Musali saat bertemu Radar Mojokerto di dalam antrean menuju tempat praktik Ponari, beberapa waktu lalu.

Hal yang sama diungkapkan Sumardi, 58, warga Bojonegoro. Kemarin Sumardi kembali mendatangi lokasi praktik Ponari meski sudah ada pengumuman ditutup. Sumardi mengaku, sejak setahun terakhir dirinya menderita stroke. Untuk berjalan saja dia sangat kesulitan. Tapi, setelah mendapatkan air yang dicelupi batu Ponari seminggu lalu, Sumardi mengaku kuat berjalan kembali. Untuk itu, dia kembali datang bersama sanak keluarga yang menderita sakit. ”Saya kira Ponari memang diberi kelebihan oleh Tuhan,” ungkap Sumardi yang datang bersama Rudi, 30, keponakannya.

Sama halnya dengan yang dialami Haji Nawawi asal Jombang. Nawawi mengaku sembuh dari penyakit linu tulang yang sudah tiga tahun dideritanya. Selama tiga tahun itu, Nawawi sudah keluar masuk ruang dokter dan rumah sakit. Termasuk menjalani rontgen lima kali. Oleh dokter, Nawawi didiagnosis menderita penyakit pengeroposan tulang (osteoporosis). Namun, dari berbagai obat yang ditelannya, tetap saja tidak membuat Nawawi sembuh. Setelah mengonsumsi air yang dicelupi batu Ponari, dia mengaku penyakitnya langsung hilang. ”Saya bisa main tenis sampai dua set. Sakit itu tidak pernah saya rasakan lagi,” ungkapnya.

Nawawi bahkan membantah jika kesembuhannya hanya sugesti. Sebab, selama berobat ke dokter dan rumah sakit, dia juga terus memiliki sugesti akan sembuh. Tetapi, pada kenyataannya, dia tetap saja merasakan sakit.

Selain cerita “sukses” itu, banyak juga orang yang mengaku tidak ada perubahan setelah meminum air dari Ponari. Antara lain Ismail Marzuki, 55, warga Desa Sawiji, Jogoroto, Jombang, yang menderita batuk menahun dan penyakit asam urat. Ketika meminum air dari Ponari itu, dia mengaku telah memiliki keyakinan untuk sembuh. Sayangnya, hingga dua minggu kemudian, tetap tidak ada perubahan.

Begitu pula Khomsatun, 52, warga Jombang, yang menderita ngilu persendian. ”Saya percaya jika Ponari memiliki kelebihan. Tetapi setelah meminum air itu, penyakit saya tetap tidak sembuh,” ungkap Khomsatun.

Selain itu, dua warga Dusun Kedungsari, Jombang, yang menderita gangguan jiwa, juga tidak sembuh setelah meminum air dari Ponari. Keduanya adalah Luluk Jamilah, 30, dan Sutomo, 28, yang sebelumnya sudah dimintakan air oleh keluarganya.

Sutomo yang selama ini tinggal di rumah gedek kecil bersama saudaranya, diketahui belum ada perubahan. Satini, tetangga dekat Tomo, mengaku masih mendengar pria itu berteriak-teriak, seperti sebelum pengobatan. Sedangkan Jamil, ayah Luluk, mengatakan, sempat ada perubahan sehari setelah putrinya meminum air tersebut.

Luluk yang sebelumnya selalu mengurung diri, mendadak mengajak ayahnya berjalan-jalan keluar rumah. Dia juga menyapa para tetangga, layaknya gadis normal. Namun, perubahan itu hanya berlangsung sehari. ”Keesokan harinya hingga kini, anak saya kembali seperti semula,” ungkap Jamil.

Opini saya:
Ini semua hanyalah sindrom ketidakpercayaan diri yang sangat berlebihan.
Banyak sekali masyarakat indonesia yang mengalami krisis mental seperti ini. Bagaimana tidak? Mereka sudah tidak percaya Tuhan, mereka lebih percaya adanya batu, walupun ngakunya tetap beribadah kepada Tuhan, tapi nyatanya minta tolong sama batunya Ponari
Mirip sekali dengan jaman jahiliyah. Apa memang kita sudah kembali ke jaman jahiliyah?

40 Tanggapan to "Dukun Ponari: Banyak Mengaku Sembuh Setelah Minum Air Celupan, Banyak Juga yang Tak Ada Perubahan"

setuju…itu hanya sugesti..
Yang bisa menyembuhkan hanya izin ALLAH SWT, jika ALLAh Berkehendak apapun bisa jadi….

menurut saya batu itu merupakan kepanjagan tangan gusti allah. bukan batunya yang bisa menyembuhkan tetapi tetap allah lah yang menyembuhkan.

kalau kita sakit minum obat berarti kita percaya dengan obatnya dokter dong sama aj dengan dukun??kalau yang namanya gaib tu bisa menembus segala batas duniawi dan segala dimensi tanpa batas dan itu itu dimiliki orang-orang tertentu entah berupa perantara benda apapun itu yang utama kita taat beribadah kepada Tuhannya.

rere : apakah anda pernah bermalam di rumah dokter hanya untuk antri? Apakah kepercayaan anda kepada dokter seperti kepercayaan anda kepada batunya Ponari? saya yakin tidak. Kepercayaan anda kepada dokter hanya kepercayaan karena logika, tetapi kepercayaan anda kepada Ponari, sudah diluar logika.

eka : batu kepanjangan tangan Tuhan? dari mana anda tahu? apakah itu hanya alasan anda saja agar tidak dianggap syirik? Sama seperti orang jahiliyah di jaman Nabi Muhammad, mereka tidak pernah menganggap patung sesembahan sebagai Tuhan, tetapi patung itu hanya sebagai perantara hubungan dengan Tuhan. Toh nabi Muhammad tetap menganggap sebagai kemusyrikan.

100% cespleng = Fakultas kedokteran tutup aja….🙂

Semua kembali ke sugesti. Seperti sugesti lebih manjur ke dokter A ketimbang dokter B, meskipun obat yang diresepkan sama.
Cuma masalahnya kenapa kepercayaan akan khasiat batu itu sedemikian kuatnya merasuk di kalbu yach ….🙂
Barangkali jika ada orang di alun-alun mengaduk-aduk air mengaku akan merubah air jadi emas, orang juga berduyun-duyun nonton hehehe

Salam hangat
Ben

http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
http://benagewe.blogdetik.com

Ketimbang batunya Ponari, mana lebih hebat dengan Hajar Aswad ? Kenapa jaman Jahiliyah serta pada era Rasuk Allah tidak ada bangsa Arab yang ngambil berkah ‘batu hitam’ itu untuk perantara pengobatan ?
Jika kurang yakin dengan hasil pemikiran dan buatan manusia bisa menyembuhkan seperti obat-obatan, jangan berdalih macam2. Manusia itu makhluk paling sempurna diantara semua ciptaan Tuhan. Mengapa tak menghargai akal sebagai anugerah Tuhan, yang dengan akal itu manusia dapat mengatasi kesulitan hidupnya (?) malah percaya kepada benda mati yang tak dapat berbuat apapun ?
Tak usah berdalih Tuhan yang menyembuhkan untuk menutupi syirik. Jika obat yang dibuat dari berbagai macam ramuan dan campuran, reaksinya terhadap penyakit tentu dapat diterangkan secara logika. Tapi apa yang dapat diterangkan jika yang masuk cuma air putih dicelupi batu. Padahal apa bedanya dengan kita tiap hari minum air putih ?
Kita ambil misal, Qur’an bagi umat Islam merupakan mu’jizat terbesar Rasul Allah Muhammad SAW. Dapatkah dengan hanya bertameng Qur’an saja tanpa berbuat sesuatu, bangsa Arab Palestina menahan rudal Israel ? Jawab dengan sugesti….

yang pasti batunya ponari bisa ngilangin rasa haus…
caranya ya kaya gitu.. batu dicelup di dalam air…
terus airnya diminum.. wekekekekeke

Sakit datangnya dari Allah dan dengan ijin Allah pulalah akan dihilangkan, dokter dan pengobatan alternatif apapun namanya hanyalah ihktiar media perantara, Yang paling menentukan adalah Allah, oleh karenanya mohonkanlah padaNya

kalau semua sembuh dengan kasiat batu ponari maka dokter nggak usah praktik n istirahat terus saja.

Sebuah Sikap Terhadap Fenomena Dukun Ponari

Bila saya ikuti perkembangan kehebohan dukun Ponari, dan bias yg ditimbulkan di masyarakat. Maka ada beberapa hal yg bisa kita petik disini.
1. Pertama adalah, pukulan berat pada pemerintah dimana disitu bisa kita lihat bahwa pemerintah tidak bisa memberikan fasilitas kesehatan yg layak dan terjangkau oleh rakyatnya. Padahal kesehatan adalah merupakan Hak Azasi atau hak mendasar dalam hidup. Atau bahkan dengan adanya fenomena ponari pemerintah semakin keras kepala, pemerintah cuek dengn fenomena ini dan pera pemimpinnya masih berkata, kan ada JPS, ada banyak puskesmas, ada pengobatan geratis…. Masih kurang apa????. Selain itu kenyataan yg ada dimasyarakat adalah masih banyak jenis penyakit yg tidak bisa diselesaikan dengan cara medis, terbukti banyak warga yg sudah kehilangan akal dan biaya, dan mereka tidak mendapat penyelesaian berarti terhadap penyakitnya setelah sekian lama berobat secara medis, untuk itulah kemudian mereka berpindah ke jalur alternative.
2. Kedua, jelas terlihat masyarakat Indonesia amat sangat kental dengan hal-hal mistis. Dan mistis ini, tidak hanya dimonopoli milik orang pedalaman dan orang yg tidak terpelajar, tapi semua masyarakat kita dari kalangan manapun masih kental dengan suasana mistis ini. Sebagai contoh, film suster ngesot banyak peminatnya dan tayangan2 gaib di TV merupakan acara paling disukai. Kekentalan hal mistis ini sampai ada beberapa warga yg sampai terbius hingga benear2 melupakan akal sehatnya, sebagai contoh kejadian dirumah Ponari, karena tidak mendapatkan kesempatan untuk berobat ke-Ponari (karena sudah keburu di tutup), maka mereka mencari cara lain, yaitu air bekas mandi ponari juga dipakai untuk obat.
3. Ketiga , sepertinya benar prediksi para pakar spiritual bahwa zaman sekarang merupakan zaman menuju kembalinya kehidupan penuh spiritual, dimana tuntutan kehidupan sepiritual semaakin menguat. Penguatan keinginan masyarakat akan hal spiritual selalu dibarengi dengan kemunculan hal2 magis. Spiritual dan hal magis adalah saudara kembar dan selalu beriringan. Sehingga tidak bisa di hindari disaat bermunculan aliran2 kepercayaan baru maka bermunculan pula kemampuan2 gaib seperti yg dimiliki Ponari. Apakah kita harus menentang atau mengusir setiap kemunculan fenomena misterius ? jawabnya tidak perlu karena itu merupakan hukum sebab akibat yg tetap harus berjalan.
4. Masyarakat kita masih gampang marah, tidak santun, kurang bisa menghargai orang lain, kurang bisa menghargai sebuah perbedaan. Padahal dasar Negara kita didirikan dan dibangun berdasarkan sebuah perbedaan yg saling menopang antara yg satu dan yg lain. Yaitu kita berbeda suku, berbeda bahasa, berbeda budaya, dan kita disatukan dengan bineka tunggal ika. Disaat muncul sebuah fenomena baru, seperti munculnya fenomena munculnya Ponari ini, maka banyak orang tiba2 menjadi paling alim atau paling pintar (kayak saya). Sehingga langsung berkomentar dan menghujat. Dia mengeluarkan berbagai jurus untuk menjatuhkan, menggunakan dalih2 dan kemudian mengeluarkan fatwa sesat, haram atau sejenisnya. Merka kurang bijak, merka berpikir terlalu singkat, mereka berpikir hanya menurut fersinya sendiri. Mereka tidakmau menelusuri sebuah masalah dari akarnya, mereka tidak mau menelusuri masalah dan memandang masalah dari orang yg memunculkan fenomena baru itu. Bila merka mau menelusuri masalah dan melihat masalah dari kacamata si penemu fenomena baru, pasti merka tidak bisa memungkiri kenyataan, sehingga dia bisa mencari solusi lebih bijak dan tanpa kekerasan.
5. Perbedaan adalah kekayaan bangsa. Kebanyakan orang tidak mau mengkoleksi dan melindungi perbedaan yg saling bermunculan. Seharusnya perbedaan adalah kekayaan bangsa yg harus dilindungi karena suatu saat nanti akan mempunyai nilai yg luhur. Coba kita tengok sejarah, pada sebuah ilmu pengetahuan saat pertama kali ditemukan sesuatu ilmu yg baru. Penemunya pasti dihujat dan dicaci, tapi bila perbedaan itu dirawat dan dijaga maka dikemudian hari perbedaan itu akan sangat berarti bagi masyarakat. Sebagai contoh, jaman dahulu kala ada orang tiba2 mengatakan bumi ini bulat, pada saat itu masyarakat marah, dan akhirnya setelah ratusan tahun kemudian baru orang2 sadar bahwa bumi memang bulat. Anda tau pelukis Van Gogh ? karyanya dicaci maki dan dilecehkan pada waktu itu, tapi sekarang karyanya sungguh dikagumi dan harganya selangit. Anda ingat Albert Enstin? Teorinya pada saat itu sungguh2 dikecam, tapi setelah diteliti lebih mendalam lagi, hasilnya sekarang sungguh ruuuar biasa. Masih banyak lagi contoh yg lain. Inilah bila kita tidak bisa menjaga sebuah fenomena baru yg muncul di bumi pertiwi ini, maka kita kehilangan nilai2 leluhur. karena fenomena baru itu akan lari dari bumi pertiwi dan berlindung di Negara lain.
6. Warga kita kurang tertib, tidak tertib ini timbul karena terbiasa hidup serakah, kurang punya rasa toleran antar sesama (egois)juga kurang punya rasa kesabaran. Itulah akibatnya sehingga susah untuk diatur. Contohnya adalah antrian untuk mendapatkan kesempatan selalu dilangar, sehingga mengakibatkan orang meninggal karena berdesak2an dan jatuh terhinjak-hibjak dalam antrian. Kita masih ingat kejadian antrian dirumah dukun Ponari, antrian pembagian zakat, antrian pembagian daging korban dan semua jenis antrian yg lain selalu memakan kurban.
7. Praktek ponari perlu dihentikan tidak? Maka saya langsung menjawab, lanjutkan terus, Tapi… benahi mekanismenya. Yang perlu dibenahi adalah pertama hak2 hidup ponari sendiri karena dia sebagai seorang anak, jangan dikomersilkan, dan dia juga dalam proses belajar disekolah. Jadi ponari masih harus tetap ada waktu bermain setidaknya 3 jam sehari, tidur 9 jam perhari, untuk belajar 5 jam sehari, lain-lain 3 jam, dan praktek perdukunan maksimal 4 jam sehari. Praktek 4 jam sehari itu hanya dilakukan dari jam dua siang sampai jam 6 sore. Karena waktu praktek pengobatan pendek maka harus ada team yg mengatur, yaitu dengan sistim antri mendaftar secara urut kemudian nama di panggil satu2 sesuai no urut. Jadi ponari dalm sehari hanya boleh mengobati sampai jumlah orang tertentu saja. Setelah itu no antrian akan dilanjutkan hari berikutnya. Setiap pendaftar hrus menunjukkan nama dan alamat dan kartu identitas diri, tujuannya untuk memberikan kesempatan pada orang lain, agar mendapat kesempatan untuk berobat, sehingga seseorang yg sudah mendaftar baru boleh mendaftar lagi setelah urutan diatas seribu berikutnya. Proses ini perlu dibantu beberapa petugas, mulai dari petugas pendaftaran, petugas keamanan, detugas pemanggilan pasien, petugas penyiapan sarana, dsb. Pembagian ini tujuannya untuk pengamanan penertiban dan pemberian hak2 ponari sebagai seorang anak.
8. Praktek dukun ponari syirik tidak? Bahasa syirik adalah bahasa import dari Negara arab. Dan bahkan bila kita mau meneliti lebih dalam lagi batasan syirik tidak begitu jelas karena kita kurang pas meng-artikan makna syirik ini. Bila mana ada sebuah cerita2 mistis itu muncul dari Negara arab maka jawabnya halal tentang cerita itu, tapi bila cerita mistis itu datang dari Indonesia maka hukumnya haram. Kita ambil contoh, orang arab dan orang islam sangat memuja dan memuliakan air zam-zam, dimana dikatakan air zam2 sungguh berksiat dan banyak berkahnya, sehingga setiap orang datang ke arab dan sepulangnya selalu membawa air zam2 itu sebagai air yg dimuliakan, mempunyai berkah, bahkan dipakai untuk media penyembuhan penyakit, dll. Sementara air-nya Ponari dibilang haram, padahal sama2 air untuk penyembuhan. Demikian juga dengan doa atau mantra, semua yg memakai bahasa arab adalah benar, dan semua yg memakai bahasa jawa atau Indonesia adalah salah…. Hehehe.. begitulah pemahaman beberapa orang yg sudah keblinger menjadi orang arab. Sebenarnya kesirikan timbul karena kita tidak selau bersandar pada Allah. dan kita mempunyai pandangan yg salah terhadap sebuah media, sehingga pikiran kita dan hati kita mengatakan bahwa media itulah yg telah membantu dan menyembuhkan anda. Jadi adalah salah bila air zam-zam mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan, tapi yg benar adalah melalui air zamzam itulah allah akan menyembuhkan seseorang, jadi yg menyembuhkan adalah Allah bukan air zam-zam. DEmikian juga obat untuk menyembuhkan sakit, bisa menjadi sirik bila dihati dan pikiran kita tertanam bahwa obat itu membawa kesembuhan pada diri anda, yg benar adalah Tuhan membantu menyembuhkan anda melalui obat itu, jadi saat anda meminum obat, anda harus mensugesti diri anda sendiri yaitu dengan mengatakan dihati bahwa anda harus meminum obat karena diperintah oleh Allah, dan saat anda menelan obat sugerti anda adalah anda menelan berkah Allah dengan tujuan mengusir semua kesalahan juga penyakit hingga badan anda menjadi bersih dan suci kembali. Itulah makna sebuat doa seperti yg diajarkan Rasulullah dimana sebelum melakukan sesuatu apapun kita harus berdoa kepada Allah, atau menyebut Asma Allah. Jadi kesimpulannya adalah terdapat “KESALAHAN” dalam hidup kita saat meletakan “NIAT, PIKIRAN & HATI” pada saat menjelang melakukan sesuatu perbuatan. Jadi kesyirikan bisa timbul dari hal apa saja, bila kita salah dalam berniat. Sebenarnya kesirikan bukan timbul dari jenis Air-nya datang dari arab atau bukan, atau bukan doanya pakai bahasa arab atau bukan. Agar tidak syirik maka dihati kita harus ditanamkan pikiran positif (niat positif) sebelum melakukan sesuatu, sehingga kita punya pandangan yg baik pada Sesutu yg akan kita lakukan itu. Sebagai contoh, bila anda ingin berobat ke Ponari masukkan pikiran2 positif tentang Ponari. Jadi katakana bahwa ponari adalah seorang yg mendapat tugas dari Allah, Ponari hanya menjalankan perintah2 Allah, Ponari menyembuhkan karena perintah Allah, dsb. Sehingga anda datang hanya untuk menyambut berkah Allah. sehingga kekuatan Allah akan melindungi anda. Adalah beda bila anda saat akan berobat ke-Ponari tapi pikiran anda dimasuki pikiran negative, dimana anda bilang : “waah ponari mempunyai batu ajaib, batu itu ditunggu dua jin yg sangat sakti, jin itulah yg mempunyai kekuatan dasyat menghilangkan penyakit2.” Dan kemudian anda akan datang ke Ponari untuk mencoba kekuatan batu ajaib Ponari. Maka saat anda datang ke Ponari anda akan disambut kekuatan negative, anda sudah berlindung pada kekuatan negative itu, dan pada kekuatan jin itulah anda berlindung, dan kekuatan jin inilah yg membantu orang dalam penyembuhan itu, itulah perbuatan sirik yg telah anda lakukan. Beda dengan orang yg datang hanya karena Allah, maka orang itu datang dalam perlindungan Allah, bila kekuatan ponari negative maka orang itu terlindungi oleh Allah dari pengaruh kekuatan negative ponari dan Allah akan menggantikan kekuatan ponari dengan kekuatan Allah yg lebih mulia. Demikian sebaliknya bila ponari memang merupakan sebuah utusan maka kekuatan itu akan berlipat ganda dan anda tidak hanya disembuhkan tapi kesadaran anda akan meningkat menuju pencerahan. Begitulah kira2 didalam hidup bagaimana kita harus selalu berpikiran positif dan selalu berlindung pada Allah. bila anda tidak menegetahui sesuatu dan anda perlu melakukan sesuatu itu, maka berdoalah dan minta perlindungan pada Allah maka anda terlindungi dan anda dijauhkan dari hal-hal sirik. Jadi supaya tidak ada kekuatan negative mengganggu dan menguasai anda, maka masukkan pikiran2 positive dihati anda, bahwa ponari adalah anak baik, dia mendapat berkah dari Allah sehingga dia dipercara begitu banyak orang. Maka pikiran positif anda itu merupakan doa untuk anda dan untuk ponari. Sehingga bila ponari kurang tepat dalam memilih hidupnya, maka niat anda itu yg akan menjadi doa pelindung anda, dan bisa membantu juga pada ponari untuk menjadi lebih baik. Jadi sekali lagi jangan berpikir atau mem-fonis, ponari adalah membawa batu yg ada kekuatan setan, ponari anak kecil yg tidak tau apa2, ponari tidak disiplin ngaji, bagaimana dia punya kekuatan tuhan, dia sirik dan identik dengan setan. Dsb.. dsb. Buang jauh2 pemikiran itu, katakana ponari mendapat petunjuk dari Allah. Itulah kekuatan positif anda yg akan menciptakan kondisi menjadi lebih baik untuk semuanya.

Demikian sedikit tulisan ini sehubungan dengan fenomena heboh kemunculan dukun Ponari, semoga bermenfaat dan menjadikan segenap bangsa ini menjadi santun beradab, sehingga bisa menciptakan kondisi aman dan damai.

Salam sejahtera

saya anjurkan untuk melakiukan penelitian kecil2an, bawa pasien dengan keluhan kolesterol dan hipertensi/darah tinggi ke ponari.
sebelumnya cek dulu laboratorium, cek kadar kolesterol, trigliserid, LDL, HDL, smua hasilnya HARUS tinggi diatas normal. (kalo masih normal aja yaaa cari aja pasien lain).
dah itu berobatlah….
kemiudian cek lab lagi keesokan harinya, dengan catatan:gaya hidup soi pasien jangan diubah, tetaplah seperti biasa.
kalau memang smua nilai laboratorium diatas berkurang mendekati normal, maka saya baru angkat keempat jempol saya, tangan ama kaki.
kalao perubahannya drastis bbahkan sampai normal, berarti dia memang hebat…

atau kasus yang lebih rumit, ga hanya mencret n batuk aja. yaitu STROKE PERDARAHAN dengan hasil CT Scan yang menunjukan diagnosa yang sama.
kalau misalkan setelah berobat, keesokan harinya di scan ulang ternyata tampakan darah di daerah otak berkurang atau menghilang, maka saya bakal pinjem 1 jempol temen digabung ma jempol saya jadi 5 jempol untuk kekuatan ponari.

untuk komen, silahkan ke blog saya..

PENDAPAT SAYA ;

apapun yang kita lihat, merupakan mukzizat dan berkah yang datang dari Allah SWT. bukan batu ataupun ponarinya semuanya adalah kehaendakNYA. Semua gak ada YANG SALAH, Semua ini merupakan bantuan dari yang diatas, ditengah sulitnya keadaan & mahalnya biaya pengobatan. Hanya orang – orang yang tak beriman yang tak percaya dengan gaib, bukan pula jaman jahilliah…yang kembeli datang..buka mata…
pemerintah harus bisa mengatur dan MEMBACA KEADAAN, tidak cuman mengurus soal kekusaan saja, tanpa mememikirkan orang kecil…seperti para pasien ponari.
dan media jangan terlalu berlabihan dalam pemberitaan…
Kita harus mensyukuri kemukzizatan dari Allah..
“ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR”

“KALO BISA, SEDIAKAN TEMPAT UNTUK PRAKTIK KEMBALI, SEPERTI RUMAH SAKIT / SEKALIAN BAWA PONARI KE RUMAH SAKIT”

suroso : syrik adalah syirik, tidak membedakan arab atau tidak. Air zam-zam adalah air yang sangat baik, dan itu sdh terbukti lewat penelitian. Tetapi nabi sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa air itu bisa digunakan untuk pengobatan. Orang – orang kita aja yang membawa air zam-zam ke indonesia untuk jadi pengobatan dll, padahal itu juga dilarang.
Bahkan batu di ka’bah, hajar aswad, sudah dikatakan adalah batu biasa. Tidak ada apa-apanya.
Umar pernah berkata, seandainya bukan karena Nabi pernah mencium hajar aswad, aku tidak akan pernah mencium hajar aswad.

Yang lain : Ponari sendiri, malah tidak bisa menyembuhkan sakit yang dialaminya.
bagaimana bisa menyembuhkan orang lain?

Krisis aqidah …

heheheh…
yang lebih aneh, menurut surya online, ketika ponari sakit, mala dia gak menggunakan batunya, dan harus ke dokter… bener bener absurd..

apakah tidak mungkin juga bahwa ini semua adalah tipu daya setan, melalui perantara batu, karena sampai sekarang gak ada penelitian akurat, dan data akurat yang menjelaskan kelebihan batu itu, smeua dalah katanya dan katanya..

ide bagus yang harus didukung adalah , biar ponari gak kecapekan, mending batu itu di celup ke kolam, dan orang orang itu disuruh nyemplung dan mandi sepuasnya atau minum sepuasnya di kolam itu, jadi gak perlu gendong gendongan kayak jaman batu..

semoga kita dijauhkan dari mendewakan dan menuhankan benda selain Tuhan pembuat benda

15 # opinisaya
Yang lain : Ponari sendiri, malah tidak bisa menyembuhkan sakit yang dialaminya.
bagaimana bisa menyembuhkan orang lain?

—————-

Begini ya tole…
Yang mbah tahu bahwa kelebihan yang diberikan pada nak ponari itu memang hanya bisa digunakan untuk menolong orang lain, bukan untuk diri sendiri

sama juga kelebihan embah
pasien embah pelarisan juga banyak, semua yang embah tolong dagangannya laris semua, tapi bukan berarti pelarisan mbah itu manjur untuk mbah sendiri

Atau lebih mudahnya begini
Kenapa kalo dokter sakit ndak nyuntik bokongnya sendiri ?, atau kalo opersai ndak dioperasi sendiri?

opini saya:
Bagaimana orang bisa percaya bahwa anda bisa membuat orang jadi kaya, sementara anda sendiri gak bisa membuat diri sendiri kaya? kan lucu.
Jangan-jangan cuma penipuan berkedok menggandakan uang.
Sekarang ini yang logis – logis ajalah.

batu ponari dicelup ama baygon pasti lebih jos, semua penyakit pasti tidak dirasakan lagi.

dukun??? kelaut ajee…..

Kadangkala tubuh mempunyai daya untuk menyembuhkan sendiri. Sebagai contoh ringan, tanpa obat jika pilek akan sembuh sendirinya. Untuk orang-orang menyatakan kesembuhannya harusnya dicoba dipantau apakah hari-hari berikutnya kambuh atau tidak.
Kadangkala cerita rakyat terlalu dilebih-lebihkan. Untuk itu harus dilakukan metode statistik untuk menentukan rasio yang sembuh dan gagal sembuh.

Masyarakat indonesia sudah semakin krisis mental dan iman, lihat saja saat terjadi kerusuhan 2007/2008, terjadi penjarahan/perampokan…yang jadi pertanyaan…dimana peran para ulama???? banyak ulama kondang berceramah…saat berceramah ramai sekali, banyak pesertanya…tapi yang saya amati ternyata hanya diminati/dinikmati kalau penceramah adalah ustazd yang pandai melucu…jadi materi yang disampaikan oleh penceramah tidak dihayati oleh para pendengar…dan anehnya semakin lucu penceramah ini semakin tinggi bayarannya…
Kasihan warga indonesia ….semakin terpuruk akan krisis mental…contoh lagi ada kejadian seorang warga dirampok saat akan keluar rumah karena membawa uang 80 juta, terjadi tarik-menarik antara perampok dan orang tersebut pada tas yang berisi uang…namun akhirnya uang tersebut berhamburan dijalanan…eh…warga yang lain bukannya ikut menolong tetapi malah menjarah uang tersebut…kasihan orang yang punya uang tersebut…
Itu merupakan gambaran masyarakat kita sudah krisis mental dan iman….saya menghimbau kepada para ulama dan kyai…jangan hanya berceramah hanya untuk mencari uang…tapi tolong dipikirkan untuk meningkatkan iman warga indonesia….

Menurut saya, kesembuhan (baca: pertolongan Tuhan) itu butuh perantara, antara lain barangkali adalah salah satunya adalah Ponari. Perantara Tuhan itu untuk banyak, tidak terhingga.

Kalau Tuhan sendiri yang menyembuhkan, kenapa anda perlu ke dokter untuk minta kesembuhan, kenapa anda perlu bekerja untuk mencari uang (Tuhan kan Maha Kaya dan Maha Pemberi Rizki), kenapa kok anda tidak minta langsung saja kepada Tuhan ? Kok susah2 bekerja 8-10 jam sehari, capek deh…

Berarti bos anda adalah kepanjangan tangan Tuhan dalam memberikan rizki kepada anda…🙂

Kenapa kok ada yang langsung sembuh dan ada yang tidak langsung sembuh ? Ada banyak faktor, salah satunya barangkali, pasien sendiri barangkali sudah sakit 10 tahun lebih, penyakit sudah menggerogoti tubuhnya, ya jelas nggak bisa langsung sembuh lah dengan sekali minum pengobatan. Menurut saya masih perlu beberapa kali terapi. Disini letak ketidak rasonalan kita, sering kita menuntut sekali minum harus sembuh, sekali kerja langsung kaya, dll….

Dan faktor lainnya adalah sugesti, kalau kita sudah haqul yakin sembuh, pertolongan Tuhan itu pasti datang, tapi pertolongan Tuhan banyak, kadang kita sendiri nggak menyadarinya.

Kadang2 anda sendiri juga nggak rasional ya ? hehehe…..🙂

piss

haduuuuh… bu Menkes sharusnya malu nih.. ngeliat rakyatnya yang saking pusingnya gara2 biaya ke dokter mahal jadi malah lari ke dukun…

Kayaknya kami harus pensiun dini nich, ngapain depkes minta dana triliyunan rupiah. celupkan aja batu ponari pada semua instalasi PDAM di Indonesia. maka rakyat indonesia sehat semua danm kami petugas kesehatan bisa pensiun dini semua

tu semua cuma sugesti..

Yg jd pikiran saya, sulit dipercaya masih banyak orang2 disini (dunia maya) yg masih percaya.
-saya percaya fenomena ponari BISA TERJADI. coba lihat hal2 yg bisa menyembuhkan lainnya spt sentuhan saibaba , jilatan sapi di hindu india, kelompok kristen dengan kkr nya, air dr celupan salib dr pendeta khatolik,dukun2 lainnya, dan banyak-banyak lagi, coba cari sendiri. lihatnya berbagai kepercayaan/agama punya keajaiban sendiri2. jd apa pointnya?Kita percaya dengan tuhan palsu sekalipun keajaiban/kesembuhan bisa terjadi, maka berhati-hatilah.
syaratnya gampang sekali, yaitu JUST BELIEVE, JUST BELIEVE,JUST BELIEVE..
yg jd misteri sebenarnya hanya cara kerja otak kita, apa yg kita percayai bisa membuat proses kimia tertentu dalam tubuh kita. coba bayangkan kita liat orang lagi muntah, kadar asam lambung kita ikut2an naik, ludah meleleh susah dikontrol kalo ngebayangin makan jeruk asem.
dalam kasus ponari, kalaupun mau diuji ya batunyalah yg diuji,mungkin mengandung semacam antibiotik begitu?kalaupun ternyata tidak ada apa2nya ya pasti ada hub dengan kerja otak kita td yaitu sugesti2 itu.itu saja.
kalo dr segi agama, walahualam, hati2 aja sama tipu daya setan

regard,

Hmmm … menarik … tapi apapun yg dikerjakan PONARI asal tidak merugikan orang why not?
Kecuali modus penipuan …
Be realistic … we’re live in Indonesia … perihal mistik masih subur bro … di dukung lg masyarakat miskin semakin desperate.
GO PONARI

Ada lagi lho fenomena Dukun Dewi dari Jombang juga.. wah..wah..

bisa-bisa Jombang jadi kota dukun nih bukan kota santri lagi…

praktek dukun seperti itu lebih marak dan jadi tambah terkenal

didukung adanya pemberitaan di semua media massa yang hampir

tiap hari ada.

Sekarang muncul dukun Dewi dari Jombang juga lho… wah wah..

kota Jom,bang ganti julukan kota dukun nih bukan kota Santri

lagi… adanya pemberitaan yang berlebihan semakin

melambungkan namanya dan semakin banyak yang penasaran

dhia : ya itu kan?
Tapi memang jombang itu penuh orang kontroversial. Coba aja lihat Gus Dur, Emha Ainun Najib (nyentrik), Nurcholis Majid (alm), Ryan (pembunuh), sekarang ini Ponari + Dewi.
Besok dari Jombang akan muncul lagi orang – orang aneh.

HIDUP JOMBANG…. mantan cewek gw juga dari jombang…hahaha

sesungguhnya syaitan itu selalu dan akan terus berusaha untuk mencari teman…yang akan mememaninya kelak di dalam NERAKA. akan selalu berusaha mencari cela akan kelemahan dan ketidak berdayaan manusia maka syaitan akan bekerja dengan leluasa disana. ini adalah ke SYIRIKAN yang nyata, karena sudah mempercayai sesuatu benda/mahluk yang dapat menyembuhkan penyakit. nauzubillahi min zaliq. Taqwalah kepada Allah azza wa jalla, dan mintalah apapun hanya kepada Allah azza wa jalla langsung tanpa perantara….

Bagaimana dukun Ponari ga laku. batunya aja nyembuhin segala penyakit. Coba bandingkan dengan dokter. Kalau kita sakit berat aja ga hanya satu dokter tetapi banyak dokter yg urunan udah gitu obatnya lebih dari satu macam mahal pula lagi. Terus terang dokter-dokter di Indonesia tuh kurang profesional pasiennya banyak yg jadi obyekan. Ga salah kalau dukun ponari jadi tumpuan harapan. Kasus Dorkas adalah kasus yg terbaru

Tanda-tanda Ki ahmat udah dekat. Yo ora!

mungkin batu itu cm sbgai perantara aja…tp semua itu juga dengan kuasa dan izin dari Allah…

klo pun sembuh Allah lah menyembuhkan lewat perantara batu itu…

jadi jgn musyrik”menyekutukan Allah” dengan menyembah dan percaya pada batu tersbut….

Dengar gitu aja kok repot !!
Anda-anda semua yang gak percaya berarti sudah mengingkari KUN FAYAKUN NYA ALLAH. Mungkin banyak yang lebih kenal semboyan NOTHING IMPOSSIBLE nya NASA atau mungkin MOTOROLA ya?. Coba anda renungi sendiri dech…

Banyak keajaiban-keajaiban yg ada dialam ini yang sebagian telah berhasil diungkap tapi banyak pula yg belum keburu terungkap seperti batu Ponari. Bila anda belajar tentang ORGONE yg pada dasarnya kombinasi dari beberapa materi baik logam dan non logam maka akan diperoleh resonansi dari materi2 tsb. sehingga bisa menghasilkan efek penyembuhan dan pengusiran makhluk halus melalui gelombang resonansi partikel materi2 tsb. Anda harus paham fenomena2 ghaib seperti santet dll. dimana pada dasarnya adalah proses materi dan de-materi yg sebagian kecil aja bisa dijelaskan oleh Einstein.

Jadi saya cuma mau menekankan bahwa anda-anda masih harus banyak mempelajari fenomena alam supaya jangan sedikit2 bilang ini syirik atau tidak mungkin. Anda tidak saja HANYA ngomong Saya telah beriman tapi tolong gunakan akal dan pikiran yg telah diamanahkanNya.

TAFAKKARU FIL KHALQILLAH WALAA TAFAKKARU FI DZAATIHI FAINNAHUM LAN TAQDIRU QADRAH.

Jadi kenapa kok POPEYE harus makan BAYAM /spinach dulu sebelum melawan BRUTO? ternyata setelah diteliti Bayam memiliki ukuran nilai BOVIS SCALE paling tinggi. Apa itu BOVIS SCALE. Pelajari sendiri di internet.!!
Kalau Buah adalah MANGGIS !! kenapa?? ini baru diuji dan ternyata bisa juga untuk pengobatan. Mau tahu? cari sendiri aja.

Jadi coba ahli2 materi mendiskusikan mungkin setelah kena petir telah terjadi perubahan sifat materi penyusun batu akibat super high voltage petir dan akan beresonansi ketika dipegang tangan Ponari. Bukankah tiap tubuh manusia memiliki pancaran energi yg berbeda-beda. Jadi Allah telah menunjukkan KUN FAYAKUNNYA dan menyuruh kita untuk memikirkannya.

IYAAKA NAKBUDU WA IYAAKA NASTAIIN.
ALLAHU AKBAR!

Sembuh?
Paling juga efek yang sama dengan penyembuhan spiritual pendeta evangelis yang sering kita lihat.
Pasien begitu percaya sehingga menyakinkan dirinya kalau penyakitnya telah membaik atau sembuh. Padahal tingkat kesembuhan itu hanyalah bersifat subyektif.
Beda dengan efek placebo dimana tubuh merespon sugesti secara nyata.

HATI-HATI dalam membaca beberapa postingan di atas!!! Jangan sampai anda terlena hingga percaya akan kesaktian batu Ponari….
Ingatlah, syetan sekarang mungkin lagi tertawa terbahak2 melihat keadaan iman masyarakat Indonesia…. Naudzubillah…

Silahkan kunjungi blog saya untuk penjelasan lebih lanjut mengenai batu Ponari dari segi ilmiah dan agama… http://andiyoyo.blogspot.com

mantap postingannya gan….
salam kenal ya……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Perhatian

Kaos dan kerajinan Flanel, Lucu, menarik dan cocok untuk buah hati anda, atau bagi anda yang membutuhkan suvenir untuk acara-acara anda. Klik di sini : flanelcrafts


jual hidrogel media tanam pulsa termurah di Indonesia

Bidvertisers

uang mengalir     uang mengalir

Blog Stats

  • 28,422 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: