Semua tentang Opini Saya

Indonesia-Oman: Sepakbola Negatif

Posted on: 20 Januari 2009

pssi-football.com – Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Oman 0-0 dalam laga perdana Grup B Pra Piala Asia 2011 yang berlangsung di Stadion Sultan Qaboos Sports Complex, Muscat, Oman, Senin (19/1). Hasil ini membuat tim Merah Putih mebawa pulang satu poin dari Oman.

Tampil menggunakan kostum tandang putih – hijau, Indonesia memulai pertandingan dengan percaya diri tinggi. Bahkan di awal pertandingan, Indonesia sempat memiliki dua peluang emas lewat kaki Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas. Namun, kendali permainan tetap dikuasai oleh para pemain Oman.

Praktis, Indonesia hanya bisa bertahan sepanjang babak pertama dengan melakukan pressing di setengah lapangan sendiri. Oman sendiri memiliki banyak peluang di babak pertama ini. Salah satunya hanya menerpa mistar gawang Markus Harison.

Di babak kedua, Oman semakin meningkatkan intensitas serangannya. Tim asuhan pelatih Claude Le Roy tersebut menyerang dari berbagai sisi. Namun, pertahanan berlapis yang digalang Charis Yulianto dkk membuat para pemain Oman frustasi. Serangan mereka pun cenderung menjadi monoton dan sering melakukan tendangan jarak jauh yang tidak mengenai sasaran.

Keinginan untuk mempertahankan skor 0-0 semakin terlihat saat pelatih Benny Dolo menarik ke luar Firman Utina dan digantikan oleh Nova Arianto yang berposisi sebagaik center back. Dengan lima pemai di pertahanan pemain Oman semakin frustasi dibuatnya. Ditambah pula penampilan cemerlang penjaga gawang Markus Harison yang selalu mementahkan peluang pemain depan Oman.

Di tengah situasi terus menerus diserang, Indonesia sebenarnya sempat beberapa kali memiliki kesempatan melakukan serangan balik. Sayang, ball possession para pemain Indonesia sangat lemah sehingga selalu cepat pula kehilangan bola. Hingga pertandingan usai, skor tetap 0-0.

Hasil ini juga meneruskan catatan bagus Indonesia kala bertemu juara piala teluk. Sekaligus membuat Indonesia tetap memiliki daya saing di grup B Pra Piala Asia 2011 yang dihuni Australia, Oman dan Kuwait.

Opini saya:

Indonesia bermain dengan pola 9-0-1 (9 pemain belakang- 0 pemain tengah – 1 pemain depan). Ya tentu saja bisa menahan oman. Tetapi juga gak bisa menang.

Ya lumayan lah, apapun strateginya, sah – sah saja, mengingat kemampuan indonesia hanya segitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Perhatian

Kaos dan kerajinan Flanel, Lucu, menarik dan cocok untuk buah hati anda, atau bagi anda yang membutuhkan suvenir untuk acara-acara anda. Klik di sini : flanelcrafts


jual hidrogel media tanam pulsa termurah di Indonesia

Bidvertisers

uang mengalir     uang mengalir

Blog Stats

  • 28,422 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: