Semua tentang Opini Saya

Ijazah Instan

Posted on: 9 Oktober 2008

Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII ternyata ”tidak berminat” menangani kasus ijazah instan. Mereka berdalih bahwa persoalan itu sudah sering terjadi dan lebih menjurus ke persoalan kriminal. Instansi yang berkantor di Jl Kertajaya Indah Timur tersebut hanya menyerahkan persoalan itu ke kepolisian.

”Kami tidak bisa membuat laporan karena tidak memiliki data dan bukti. Selain itu, bukan kami yang dilapori adanya ijazah instan. Ini sesuai prosedur,” kata Koordinator Kopertis Wilayah VII Sugijanto saat ditemui di kantornya kemarin (8/10).

Untuk kali kesekian, dia juga menyatakan bahwa masalah yang dihadapi kopertis mencakup banyak hal. ”Masalah ijazah adalah sebagian kecil saja. Dan memang itu sudah sejak lama. Wajar kalau kepolisian turun tangan karena mengandung unsur kriminal,” tegasnya.

Pria berkacamata itu juga menjelaskan, berdasar Kepmendiknas No 184/U/2001 dan SK Dikti No 08/Dikti/Kep/2002, setiap program studi di perguruan tinggi melaksanakan belajar-mengajar secara mandiri. Itu meliputi menerima mahasiswa dan menetapkan nomor pokok mahasiswa (NPM) sendiri dan tidak ada lagi nomor induk registrasi mahasiswa (NIRM) yang dikeluarkan kopertis.

Evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dilakukan masing-masing PTS. Tidak ada lagi ujian negara yang di koordinasi kopertis. Terakhir, PTS menetapkan sendiri ijazah bagi lulusan program studi oleh PTS dan tidak ada lagi nomor induk registrasi lulusan (NIRL) maupun penanda sah dari kopertis. ”Jadi, masalah ijazah dan kelulusan mahasiswa adalah kewenangan PTS yang bersangkutan,” ungkap pria yang akrab dipanggil Gijanto tersebut.

Keputusan ”lepas tangan” kopertis itu tentu bertentangan dengan instruksi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Fasli Djalal saat menanggapi kasus ijazah instan. Ketika itu, dia meminta agar kopertis melaporkan kasus tersebut ke polisi untuk ditindaklanjuti secara hukum. Fasli juga meminta agar kopertis melakukan evaluasi internal untuk menelusuri temuan tersebut dan melaporkan hasilnya ke Dirjen Dikti untuk ditindaklanjuti.

Sikap pasif kopertis tersebut juga berpotensi memupus harapan masyarakat yang selama ini mendorong mereka untuk mengusut tuntas penyimpangan di dunia pendidikan tinggi. Dorongan itu telah mereka sampaikan melalui forum interaktif ijazah instan yang dimuat Jawa Pos sejak 21 September 2008 hingga sekarang.

Melalui interaktif tersebut, sebagian besar surat meminta agar kopertis tidak memandang kasus ijazah instan secara parsial. Tapi, harus dilihat sebagai titik awal untuk mengungkap kecurangan-kecurangan yang lebih besar. Mulai perizinan kampus, celah pengawasan, hingga kemungkinan adanya orang di internal kopertis yang merusak citra institusi itu sendiri.

Opini saya:
Sebenarnya ijasah instan, ijasah palsu atau apapun namanya sudah lama ada dan berkembang di masyarakat. tetapi terkesan dibiarkan begitu saja. Secara kasat mata, pihak perguruan tinggi dan kopertis dijamin pasti tahu praktek seperti ini, kenapa di biarkan? karena praktek ini menguntungkan mereka, minimal secara materi.
Bahkan di koran – koran, banyak iklan yang menawarkan secara terang – terangan, misalnya Sarjana hanya ditempuh selama 2 tahun, Diploma 3 hanya satu tahun. Apa mungkin?
Yang jelas mental masyarakat yang ingin serba instan juga ikut mempengaruhi larisnya ijasah instan ini. Jadi lah lahan bisnis. Bagaimana pemerintah?
Lha wong banyak pejabat pemerintah yang memakai ijasah instan koq. Gimana lagi. Kita tidak bisa berharap dari pemerintah.
Biar masyarakat saja yang menilai. Mana perguruan tinggi yang benar – benar mendidik mahasiswanya dan mana perguruan tinggi yang hanya menjual ijasah. Seleksi alam yang akan bicara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Perhatian

Kaos dan kerajinan Flanel, Lucu, menarik dan cocok untuk buah hati anda, atau bagi anda yang membutuhkan suvenir untuk acara-acara anda. Klik di sini : flanelcrafts


jual hidrogel media tanam pulsa termurah di Indonesia

Bidvertisers

uang mengalir     uang mengalir

Blog Stats

  • 28,422 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: