Saat ditanya apakah bocah-bocah di bawah umur itu bersedia ia nikahi, Syekh Puji menjawab sambil terkekeh, “Wong mereka sudah menyatakan cintanya pada saya. (Ulfa bilang) Aku cinta Syekh Puji.”
Ketika dikatakan bahwa pernikahannya dengan gadis cilik itu menimbulkan pro-kontra di masyarakat, Syekh Puji beralasan pernikahan tersebut ia lakukan berdasarkan ajaran agama. “Saya punya dasar agama juga. Nggak ngawur,” katanya. Syekh Puji mengatakan, dia mengikuti Rasulullah SAW yang menikahi Aisyah, gadis berumur 7 tahun. Namun Rasulullah tidak bercampur dengan Aisyah hingga si gadis akil baliq. Syekh Puji pun tidak akan bercampur dengan istri-istri ciliknya sebelum mereka akil baliq.
“Saya sesuai ajaran kanjeng nabi. Kalau menikah dengan yang umurnya 7 tahun boleh saja. Kalau urusan campur, itu baru dilakukan setelah dia mens,” ujarnya. Menurut Syekh, Lutfiana Ulfa sudah akil baliq atau dengan kata lain sudah haid.
Saya pikir, Ulfa memang cinta dengan syech Puji, tetapi kalau saya melihat cinta Ulfa bukan cinta sejati, bukan juga cinta monyet, tetapi cinta ulfa adalah cinta harta, cinta harta syech Puji yang melimpah.
Coba pikir, apakah ulfa akan cinta syech puji jika syech puji bukan milyarder? atau syech puji hanya orang biasa saja? Pasti tidak !! Jadi motifnya hanyalah harta semata, apalagi orang tua ulfa.
Saya ingatkan untuk syech puji, jika anda tua, harta anda akan jadi rebutan anak cucu anda. Ulfa akan mendepak anda seperti menendang kucing kurus sakit – sakitan.





10 November 2008 pada 3:23 pm
opini banget. thanks