Jelang Idul Fitri, Satpol PP tertibkan GEPENG
Posted by: opinisaya on: 25 September 2008
Menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1429 H semakin banyak orang – orang yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk kembali turun ke jalan menjadi pengemis, padahal sebelumnya mereka pernah ditertibkan oleh Satpol PP karena banyaknya pengaduan masyarakat yang menyatakan bahwa keberadaan mereka cukup mengganggu. Bukan hanya itu, keberadaan mereka juga melanggar Perda No 15 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan.
Menyikapi hal tersebut, hari ini tanggal 22 September 2008 aparat Satpol PP bersama pihak kepolisian mengadakan giat offensif penertiban GEPENG di titik – titik sasaran yang rawan terutama di perempatan Gatoel, Sekarsari, Pemuda maupun di sepanjang Jl. Majapahit. Giat dengan kuat personil 40 orang tersebut dimulai pada jam 09.00 WIB s/d 11.00 WIB dengan berhasil diamankannya 11 orang GEPENG yang merupakan pemain lama maupun beberapa yang berasal dari luar daerah.
Setelah melakukan penertiban, pelanggar diberikan pembinaan awal di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto agar tidak megulangi perbuatan mereka lagi. Selanjutnya mereka didata untuk kemudian diserahkan ke Dinas Sosial guna pembinaan yang lebih lanjut. dari hasil pendataan tersebut diketahui ada seorang gepeng yang masih berstatus pelajar SMP ataupun anak balita yang diajak mengemis. Hal ini perlu adanya kerjasama semua elemen masyarakat guna mencegah maraknya praktek meminta – minta di perempatan jalan. Kami juga menghimbau agar warga yang melintas di jalan tidak memberi uang kepada pengemis, meskipun pada prinsipnya hal tersebut bagus namun tidak mendidik. Karena selamanya mereka akan menggantungkan hidupnya kepada orang lain.
Opini saya:
Sebenarnya yang perlu ditertibkan adalah koordinator gepeng – gepeng tersebut, karena mereka memanfaatkan kemiskinan untuk mereka sendiri. Tangkap saja para koordinator gepeng tersebut, tanpa menangkap mereka, dipastiakn gepeng – gepeng tersebut akan selalu kembali ke jalan sesaat setelah ditertibkan.
Komentar Terakhir